Langsung ke konten utama

Tukang Parkir


Oke kali ini gue mau nulis tentang tukang parkir. Gua sering ketemu abang abang parkir yang bermacem macem.

Ada tiga tipe tukang parkir. Pertama, pernah ga sih lo ketemu tukang parkir yang tibatiba ada? Tadinya pas kita parkir tuh, tuh kang parkirnya kagak ada, eh pas mau keluar, tibatiba ada tukang parkir minta duit parkir. Kedua, tukang parkir yang diem aja, kita mah parkir parkirin sendiri, terus dia Cuma ngambil duit parkirnya doang. Ketiga, tukang parkir yang bener bener melakukan jobdesk nya—markirin kita pas baru mau parkir dan setelah mau keluar dari parkiran.

Jadi tadi gua ke alfamart buat beli sesuatu. Gua tau disana ada tukang parkirnya. Pas gua mau parkir tuh, abangnya tetep aja duduk di motor orang sambil niupin peluit khas kang parkir. Terus, pas gua kelar dari alfa terus mau balik, yaudah kan pasti gua kasih duit parkirnya. Gua kasihlah eh abangnya Cuma nerima duit parkirnya abis itu pergi tanpa markirin gua dulu. Wat?! So seems dia cuma mau duitnya doang, dude!

Gue personally tidak memasalahkan duitnya itu, but the problem is apakah itu bisa dikatakan “tukang parkir” yang benar? Jika ya, apa bedanya sama tukang palak or beggar? Mirip cuy, imo.

Ya sorry to say, mental orang orang Indonesia sekarang udah pada mental minta tanpa usaha. Dude, plis, usaha! Usaha! Gue sangat menghargai apapun pekerjaan orang yang penting halal. Lo mau jadi tukang gorengan kek, tukang sayur, or even tukang parkir. I do appreciate for those yang bener bener nyari duit dengan usaha mereka sendiri dengan halal dan melakukan itu sesuai dengan job desk nya.

So, anyone feels the same like me?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sehat Adalah Hasil Dari Ketaatanmu

Ini semua berawal dari hasil diskusi sama temen aku; Auliya. Kita emang lagi sama-sama mengubah pola hidup yang lebih sehat. Awalnya emang udah sempet tahu sama dr. Zaidul Akbar, tapi belom ngikutin tips tips nya karna belom siap karna kek aneh-aneh banget tipsnya:( kayak bakalan engga suka gitu.  Akhirnya, terketuk hati buat belajar Jurus Sehat Rasulullah atau thibbunabawi yg dipake dr.Zaidul Akbar untuk menyembuhkan pasien-pasiennya. But anyway, siapa dr.Zaidul Akbar? Dan apasih JSR itu? dr. Zaidul Akbar adalah seorang dokter dan beliau juga aktif sebagai healthy influencer lewat instagram dan sosial media lainnya. Beliau suka banget ngajak kita semua untuk selalu menjaga kesehatan dengan pola makan yg dianjurkan oleh Rasulullah dengan menggunakan produk produknya Allah. Gacuma makanan alami yg dianjurkan, tapi juga minuman-minuman alami pun diajarkan dan dianjurkan oleh beliau sesuai dengan Al-Quran. Bagiku, menerapkan pola hidup sehat juga berarti meminimalisir sakit di...

Happy

Everybody wants to be happy.  People said that when you are happy, you are grateful. But for me myself, it’s not the formula for being happy. It’s not happiness that make us grateful. It’s gratefulness that makes us happy. In my opinion, people who have everything doesn’t mean they are happy, sometimes they want something else or they want something more of the same. And we all know people who have lots of misfortune but they are deeply happy. Why? Because they are grateful. So, I think, happy can’t be measured. Everybody has their opinions what happy is.  Generally, happy means expressing pleasure and so many things that can make us happy, right? For example, when you got something from your beloved one, when your parents give you money, you will feel happy, right? However, those are mean nothing if you do not have time. For example, when your parents give you some money for buying some clothes, but you do not have much time to go shopping, so you can not buy it....

KKN di Malaysia

Alhamdulillah di tahun ini gua mendapatkan kesempatan untuk mengikuti International Community Service (re: KKN) di Kuala Lumpur bersama Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Malaysia. Anyway, apa sih International Community Service? International Community Service itu salah satu kegiatan kampus gua in which setiap mahasiswa harus mengikutinya karna itu menjadi salah satu syarat kelulusan. Nah, di kampus gua ini ada 4 macam KKN; KKN Reguler, KKN Tematik, KKN Kebencanaan dan KKN Internasional. Nah, yang gua ikutin kali ini adalah KKN Internasional dengan jumlah peserta sebanyak 16 orang. Tahun ini kampus gua bermitra dengan PCIM Malaysia. Nah, terus kita tuh ngapain aja sih disana? Konsepnya adalah take and give. Jadi, kita bikin program untuk masyarakat disana dan dari PCIM sendiri membuat program untuk kita. For further information, yuk simak cerita 27 hari gua di Malaysia hehehe. But anyway, it will be very long writing, but I hope it will give you so much information. Fir...