Alhamdulillah di tahun ini gua mendapatkan kesempatan untuk
mengikuti International Community Service (re: KKN) di Kuala Lumpur bersama
Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Malaysia. Anyway, apa sih
International Community Service? International Community Service itu salah satu
kegiatan kampus gua in which setiap mahasiswa harus mengikutinya karna itu
menjadi salah satu syarat kelulusan. Nah, di kampus gua ini ada 4 macam KKN;
KKN Reguler, KKN Tematik, KKN Kebencanaan dan KKN Internasional. Nah, yang gua
ikutin kali ini adalah KKN Internasional dengan jumlah peserta sebanyak 16
orang. Tahun ini kampus gua bermitra dengan PCIM Malaysia. Nah, terus kita tuh
ngapain aja sih disana? Konsepnya adalah take and give. Jadi, kita bikin
program untuk masyarakat disana dan dari PCIM sendiri membuat program untuk
kita. For further information, yuk simak cerita 27 hari gua di Malaysia hehehe.
But anyway, it will be very long writing, but I hope it will give you so much
information.
First of all, kita berangkat jam 09.00 WIB tanggal 12
Januari 2019 dari Soekarno-Hatta International Airport dan sampe jam 12.05
(Waktu Kuala Lumpur) di Kuala Lumpur International Airport. Seneng banget dan
super excitedddddddd. Akhirnya sampe deh kita di tempat kita tinggal yaitu di
Pimpinan Ranting Istimewa Muhammadiyah (PRIM) Kampung Baru Malaysia dengan
sambutan yang sangat sangat hangat:’). Setelah acara penerimaan mahasiswa KKN,
bergegaslah kita untuk merapikan barang-barang, mandi dan bersih-bersih, terus
istirahat karna cape banget parahhhhhhh.
On the next day, kita diajakin jalan jalan ke Dataran
Merdeka. Dataran Merdeka terletak di Kuala Lumpur. It is located in front of
Sultan Abdul Samad Building. Dia adalah salah satu destinasi wisata yang bersejarah
karena disitulah bendera Union Jack diturunkan dan bendera Federasi Malaysia
dikibarkan untuk pertama kalinya. More or less gitu yaaa, selebihnya kalo mau
tau lebih bisa ceki ceki di gugel hehe. Pokoknya, we spent along day di Dataran
Merdeka dengan cuaca yang sangat panas sekaliiiiiii. Nah di deket situ, ada
Kuala Lumpur City Gallery. There’s a must photo-stop, the “I Love KL” one. Didalem
gallery itu isinya semua tentang Kuala Lumpur. So it is a kind of must stop for
everyone who wants to experience 360 of Kuala Lumpur. Kalo kalian mau masuk KL
City Gallery, the entrance ticket is MYR 10. I highly recommend you to visit
both Dataran Merdeka and Kuala Lumpur City Gallery.
Nah, malem harinya, kita ada kajian politik di Rumah Dakwah
yang terletak di daerah Gombak. Talking about today’s politic yang mana jaman
sekarang tuh seringnya silaturahmi kita terputus hanya karna perbedaan milih
partai. Nah, di kajian ini, kita ngebahas gimana caranya sih ukhuwah islamiyah
kita tetep terjaga di tahun politik ini. It was such a great discussion with
Ust. Arifin.
Next, hari ketiga. Kita bersih-bersih posko KKN kita. Malem harinya,
kita ke Tempat Pendidikan Al-Quran (TPA) Kampung Baru. Di TPA ini, kita kenalan
dengan teman-teman kecil kita yang lucu lucu dan super duper aktifnya.
Pokoknya kita stay disana itu selama 27 hari dengan program kerja yg buanyak banget nyampe akhir akhir mau pulang indo, banyak yg tumbang (including me).
Intinya, KKN kita mungkin terlihat kayak main aja, padahal mah engga. We did a lot of things there for em (dis is dedicated for those yg bilang kalo kkn kita cuma main, in which mereka cuma liat di ig stories karna kita share nya ya emang yg enak enak aja disitu, but y all didnt know sedihnya capenya padetnya kerjaan kita disana)
Pengen banget nyeritain dari hari pertama (departure) sampe akhirnya udah landing di indo lagi, but it will be very looooooooong writing. So, i think ill make it different parts for different intereating points aja kaliyak. See u on my next writing!
Cheers!
Komentar
Posting Komentar