Langsung ke konten utama

Muhasabah Diri Di Hari Selasa

Pagi ini, hari selasa, hujan turun deras membasahi seluruh dinding kota purwokerto sejak semalam. Pagi ini, aku harus pergi ke kampus karena ada kelas research metodology bersama mam nur. Akhirnya, dikarenakan pagi ini hujan, mama menawariku untuk diantar menuju kampus sekaligus mengantar adik adikku ke sekolah, dan aku mengiyakan tawaran beliau. 
Di tengah perjalanan menuju kampus, aku melewati lampu merah pertama dekat rumahku dan ternyata aku melihat sesuatu, sangat menyentuh hati. 
Ketika aku melihat diriku yang aman dari basahnya air hujan, aku melihat seorang ibu sedang mengantar anaknya menuju sekolah dengan mendorong sepeda dan anaknya duduk di sepeda itu sambil memegangi payung untuk melindungi dirinya dan ibunya dari derasnya hujan. 
Maka nikmat tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan, kawan? 
Alhamdulillah. 
Kawan, ternyata diluar sana masih banyak orang yang harus bertarung dengan derasnya hujan demi anaknya. Diluar sana masih ada orang yang harus bertarung dengan derasnya hujan demi mengikuti pelajaran di sekolahnya. Betapa aku ingin menitihkan air mataku pada saat itu. Ingin sekali aku memberhentikan mama untuk menyampingkan mobilnya dan berhenti untuk mengajak anak itu untuk diantari ke sekolahnya. 
Tibatiba… 
Mama mengehentikan mobilnya ke sebelah kiri dan menunggu ibu itu yang sedang mendorong sepedanya untuk melewati kaca mobil mamaku. Ketika itu langsung,  mamaku langsung membuka kaca jendela mobil, lalu berkata ‘ibu, anaknya saya anterin aja, kebetulan saya mau nganterin anak saya juga ke arah yang sama’. Ya allah, ternyata mamaku berfikir hal yang sama denganku. Akhirnya, diantarlah anak itu ke sekolahnya. 
Apa yang dapat kita ambil dari ceritaku tadi? 
Pertama, temen temen, jangan lupa bersyukur sama apa yang telah allah kasih buat kalian ya. Kedua, pekalah terhadap sekitar, karena masih banyak orang yang membutuhkan bantuan kita. Ketiga, tetep semangat untuk menuntut ilmu ya. Ingat, kita itu sedang berjihad di dunia ini. Ingatlah bahwa hidup hanya sekali, gunakanlah sebaik baiknya. 
Semoga ceritaku bisa menjadi muhasabah diri untuk kita semua ya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sehat Adalah Hasil Dari Ketaatanmu

Ini semua berawal dari hasil diskusi sama temen aku; Auliya. Kita emang lagi sama-sama mengubah pola hidup yang lebih sehat. Awalnya emang udah sempet tahu sama dr. Zaidul Akbar, tapi belom ngikutin tips tips nya karna belom siap karna kek aneh-aneh banget tipsnya:( kayak bakalan engga suka gitu.  Akhirnya, terketuk hati buat belajar Jurus Sehat Rasulullah atau thibbunabawi yg dipake dr.Zaidul Akbar untuk menyembuhkan pasien-pasiennya. But anyway, siapa dr.Zaidul Akbar? Dan apasih JSR itu? dr. Zaidul Akbar adalah seorang dokter dan beliau juga aktif sebagai healthy influencer lewat instagram dan sosial media lainnya. Beliau suka banget ngajak kita semua untuk selalu menjaga kesehatan dengan pola makan yg dianjurkan oleh Rasulullah dengan menggunakan produk produknya Allah. Gacuma makanan alami yg dianjurkan, tapi juga minuman-minuman alami pun diajarkan dan dianjurkan oleh beliau sesuai dengan Al-Quran. Bagiku, menerapkan pola hidup sehat juga berarti meminimalisir sakit di...

Happy

Everybody wants to be happy.  People said that when you are happy, you are grateful. But for me myself, it’s not the formula for being happy. It’s not happiness that make us grateful. It’s gratefulness that makes us happy. In my opinion, people who have everything doesn’t mean they are happy, sometimes they want something else or they want something more of the same. And we all know people who have lots of misfortune but they are deeply happy. Why? Because they are grateful. So, I think, happy can’t be measured. Everybody has their opinions what happy is.  Generally, happy means expressing pleasure and so many things that can make us happy, right? For example, when you got something from your beloved one, when your parents give you money, you will feel happy, right? However, those are mean nothing if you do not have time. For example, when your parents give you some money for buying some clothes, but you do not have much time to go shopping, so you can not buy it....

KKN di Malaysia

Alhamdulillah di tahun ini gua mendapatkan kesempatan untuk mengikuti International Community Service (re: KKN) di Kuala Lumpur bersama Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Malaysia. Anyway, apa sih International Community Service? International Community Service itu salah satu kegiatan kampus gua in which setiap mahasiswa harus mengikutinya karna itu menjadi salah satu syarat kelulusan. Nah, di kampus gua ini ada 4 macam KKN; KKN Reguler, KKN Tematik, KKN Kebencanaan dan KKN Internasional. Nah, yang gua ikutin kali ini adalah KKN Internasional dengan jumlah peserta sebanyak 16 orang. Tahun ini kampus gua bermitra dengan PCIM Malaysia. Nah, terus kita tuh ngapain aja sih disana? Konsepnya adalah take and give. Jadi, kita bikin program untuk masyarakat disana dan dari PCIM sendiri membuat program untuk kita. For further information, yuk simak cerita 27 hari gua di Malaysia hehehe. But anyway, it will be very long writing, but I hope it will give you so much information. Fir...